SHARE

Jalur udara agaknya kian jadi primadona para pemudik.

Lebih kurang dua pekan sebelum lebaran, trafik penjualan tiket pesawat terpantau merangkak naik.

“Sekarang sudah mulai terlihat peningkatan penjualan (tiket pesawat). Cuma karena pesawat sekarang sudah banyak frekuensi penerbangannya, jadi harganya cenderung lebih stabil,” ujar satu dari pengelola jasa Travel, Vina Lusiana, Kamis (13/06/2017).

Banyaknya seat (kursi) penerbangan yang tersedia ini, membuat harga tiket sejauh ini terbilang masih bergerak normal.

Sehingga konsumen masih bisa nikmati harga yang cenderung cukup terjangkau. Namun, ia memperkirakan puncak arus mudik bakal berlangsung pada  23-24 Juni mendatang.

Pada momen ini, harga tiket akan melonjak naik.

“Pas di momen itu, baru benar-benar kelihatan lonjakan arus mudiknya. Harga tiketnya kemungkinan bisa satu jutaan rupiah ke atas untuk tujuan Jakarta,” bebernya.

Meski demikian, jumlah penumpang saat ini sendiri sudah mulai naik.

Bahkan, saat ini, peningkatan pemesanan tiket kataya sudah mulai terlihat bergerak lebih dari 50 persen dari hari-hari normal.

Bukannya tanpa sebab, katanya, umumnya yang terjadi adalah tiket telah ter-booking penuh pada momen puncak mudik.

Hal ini memicu konsumen memesan tiket mudik lebih dini.

Selain itu, ada kecenderungan konsumen booking tiket lebih awal juga terkait soal harga.

Semakin dekat dengan hari H puncak arus mudik, katanya, kecenderungannya adalah harga tiker juga semakin mahal.

Ia memperkirakan, pada puncak arus mudik nanti, harga tiket jalur udara ini biasanya menyentuh level tertinggi.

“Seperti tujuan ke Jakarta dari Pontianak, harganya biasanga bisa Rp satu jutaan, tertinggi Rp 1,5 jutaan,” bebernya.

Pergerakan penumpangpun bahkan bisa lebih dari 100 persen.

“Sebab itu hanya tinggal hitungan hari jelang Lebaran,” sambungnya.

Menyikapi situasi ini, ia lantas berpesan kepada calon konsumen untuk jaga keamanan di tengah keramaian arus mudik.

Selain itu, ia juga berpesan agar setiap penumpang membeli tiket lewat jalur resmi, serta menghindari pembelian tiket lewat jasa calo.

“Harga tiketnya pasti akan jadi lebih mahal (jika lewat calo). Apalagi takutnya terjadi apa-apa malah tidak bisa terbang, sebab seringnya kejadian seperti itu,” pungkasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here