Home LAUT Pelabuhan Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Diprediksi H-3 Lebaran

Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Diprediksi H-3 Lebaran

120
0
SHARE

BM, Cilegon – Puncak arus mudik Lebaran 2017 di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, diprediksi terjadi pada H-3 hingga H-2. Jumlah penumpang tahun ini diperkirakan naik 5-7 persen dari tahun lalu.

“Prediksi kenaikan penumpang 5-7 persen, puncaknya H-3 sampai H-2 Lebaran,” kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Tommy L Kaunang saat dihubungi, Sabtu (17/6/2017).

Persiapan untuk menghadapi arus mudik dinyatakan mencapai 90 persen. Mulai dari fasilitas pelayanan hingga akses jalan ke Dermaga VI, yang nantinya diperuntukkan khusus buat kendaraan roda 2.

“Sudah 90 persen, fasilitas tenda semua sudah, akses jalan Dermaga VI sudah. Termasuk pemasangan CCTV juga sudah,” ucap Tommy.

Tommy mengungkapkan Dermaga VI, yang masih dalam tahap pembangunan untuk dijadikan dermaga premium, sudah mendapat izin digunakan saat arus mudik. Untuk mengurangi beban kepadatan di pelabuhan, Dermaga VI dikhususkan bagi pemudik sepeda motor.

Untuk kebutuhan loket tiket, pihak ASDP sudah menyiapkan 17 loket di Dermaga VI. Ada 4 loket yang digunakan khusus untuk pemudik yang sudah membeli tiket secara online dan 13 loket untuk pembelian tiket langsung.

“Ya, dikhususkan di Dermaga VI, untuk go show ada, kita buka online 4 loket dan 13 untuk go show. Di sana juga disediakan shelter untuk para pedagang,” ujarnya.

Guna mengurangi kepadatan, pihak ASDP bersama kepolisian sudah melakukan koordinasi untuk merekayasa lalu lintas di sekitar pelabuhan. Kendaraan roda 2 nantinya akan langsung diarahkan ke Dermaga VI melalui Terminal Terpadu Merak dan tidak lagi memasuki area pelabuhan yang selama ini diterapkan.

Meski demikian, area tol gate pelabuhan akan dipergunakan untuk kendaraan pribadi dan truk-truk pengangkut sembako. Dengan sistem ini, kepadatan diharapkan dapat berkurang.

“Diantisipasi mulai dari tol gate, dari flyover kita pisahkan, mulai dari bawah flyover kita rekayasa untuk motor dialihkan ke terminal. Tapi mobil masih bisa lewat jalur bawah,” tuturnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here