Home LAUT Berita Kapal Laut Diperkirakan Kamis 22 Juni 2017 adalah Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Merak

Diperkirakan Kamis 22 Juni 2017 adalah Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Merak

207
0
SHARE
(Foto: Kompas)

Cilegon – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi lonjakan jumlah penumpang di Pelabuhan Merak akan terjadi dua hari mendatang. Kepadatan dinilai belum terlalu signifikan hingga H-5 Lebaran.

“Saya memang sesuai jadwal melihat bagaimana persiapan terakhir di Pelabuhan Bakauheni itu, saya tadi untuk bisa menerima saudara-saudara kita yang datang dari Pelabuhan Merak ini. Ternyata memang belum begitu besar jumlah penumpang yang sampai di Bakauheni. Ada kurang-lebih baru muatannya 70 persen, jadi belum full, jadi diperkirakan 2 hari lagi terjadi lonjakan,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto, saat meninjau Pelabuhan Merak, Selasa (20/6/2017).

Hingga saat ini, jumlah pemudik tujuan Sumatera yang menggunakan jasa Pelabuhan Merak masih sedikit dan belum terjadi antrean panjang. Dia mengatakan antrean di setiap dermaga hanya berkisar 10 kendaraan yang antre.

Meski begitu, lanjut Pudji, para pemudik tujuan Sumatera biasa melakukan perjalanan malam hari hingga dini hari. Dia menyatakan laporan yang masuk ke Kemenhub jumlah penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak sudah mencapai 50 persen.

“Saya sampai di sini, di Merak, alhamdulillah, kita lihat juga masih lengang, tidak ada antrean. Satu dermaga paling mobilnya hanya 10, jadi belum banyak. Biasanya di sini karakteristiknya malam. Nah, malam saya dapat laporan bahwa tadi malam itu sudah 50 persen. Mungkin malam ini bisa nambah lagi,” kata dia.

Kemenhub berharap lonjakan jumlah penumpang malam ini tidak begitu signifikan lantaran pemerintah sudah memberikan waktu luang terkait libur panjang sehingga para pemudik bisa leluasa melakukan perjalanan pada hari sebelum prediksi puncak arus mudik tiba.

“Diharapkan malam ini lonjakannya tidak drastis karena pemerintah sudah memberikan waktu luang. Hari Jumat itu kan libur, jadi bisa ter-manage dengan bagus. Nah, yang sekarang ini memang anak sekolah yang sudah libur di awal, kemudian swasta. Dan saya tanya memang mereka yang duluan adalah swasta,” paparnya.

Meski belum terjadi kepadatan, para petugas keamanan maupun yang berada di posko-posko tetap bersiaga untuk memaksimalkan keamanan bagi para pemudik. Terutama, kata dia, masalah kejahatan konvensional, seperti preman dan copet.

“Saya katakan tadi bahwa kesiapan, baik dari personelnya maupun posko yang ada, termasuk yang jadi konsentrasi kita keamanan. Karena bagaimana keamanan di pelabuhan itu adalah nomor satu,” ucapnya.

“Kita koordinasi dengan Polri, bagaimanapun, yang namanya calo, yang namanya preman-preman, sudah dilakukan penindakan. Tadi saya cek juga di posko di Bakauheni, dia menyampaikan preman yang ada di sekitar pelabuhan itu sudah ditindak,” sambungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here