Home DARAT Utamakan Keselamatan, Dahulukan Kereta

Utamakan Keselamatan, Dahulukan Kereta

129
0
SHARE
Menerobos pintu perlintasan kereta api merupakan hal yang sering dijumpai dimanapun, dan hal ini sudah terjadi sejak bertahun-tahun yang lalu. Jika kita mengingat, pada bulan April lalu diberitakan seorang pengendara motor yg tertabrak Kereta Api karena menerobos pintu perlintasan yang telah ditutup di Volvo, Pasar senen. Lalu pada bulan Juli juga terdapat kejadian serupa, dimana sebuah pick up yang menerobos pintu perlintasan yang telah ditutup hingga terjadi kecelakaan. Karena kejadian ini, salah satu gerbong kereta juga ikut terbakar. Beruntung tidak ada korban dari penumpang kereta api. Baru-baru ini juga beredar foto segerombolan siswa yang nekat menerobos pintu perlintasan di Dogongan, Jalan Tanjung Tirto, Kalasan. Entah alasan apa yang membuat mereka nekat melakukan tindakan yang membahayakan tersebut.
Fungsi dari pintu perlintasan Kereta Api adalah untuk mengamankan perjalanan kereta, bukan sebagai rambu untuk pengamanan kendaraan. Hal ini sudah diatur dalan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta pasal 124 Undang-Undang nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Dalam kedua UU tersebut, disebutkan bahwa setiap kendaraan wajib berhenti ketika palang pintu perlintasan sudah ditutup dan sinyal sudah berbunyi.
Di wilayah tertentu seperti Subang, banyak perlintasan kereta api yang tidak memiliki pintu. Di kutip dari Wartakini.co ada 14 lintasan yang tidak memiliki pintu dari 24 lintasan. Menurut pihak Kapolres Subang, pihak mereka telah melakukan upaya himbauan kepada masyarakat supaya berhati-hati apabila akan melintasi jalan kereta.
Sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2007, pihak yang memiliki kewenangan untuk memasang pintu perlintasan kereta api adalah pemerintah daerah setempat, sedangkan PT.KAI sebagai operator perlintasannya.
Terlepas dari itu semua, yang paling penting adalah kesadaran pengguna jalan untuk tidak menerobos pintu  perlintasan yang telah ditutup. Hal ini semata-mata demi keselamatan semua pihak, baik keselamatan kereta api dan penumpangnya serta keselamatan pengguna jalan yang lain. Selain itu kita juga harus meningkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati, terlebih jika perlintasan tersebut tidak berpintu. Utamakan keselamatan, jangan menerobos pintu perlintasan kereta api.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here