Home DARAT Kereta Api Early Warning System, Teknologi untuk Meningkatkan Keselamatan Perkeretaapian

Early Warning System, Teknologi untuk Meningkatkan Keselamatan Perkeretaapian

100
0
SHARE

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian dan Pengendalian Kecelakaan Lalu Lintas Pada Perlintasan Sebidang Dengan Teknologi Early Warning System (EWS) di DIY. Sosialisasi ini berlangsung pada tanggal 15 Agustus 2017 di aula kantor Dinas Perhubungan provinsi DIY. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan se-Yogyakarta, warga dan perwakilan siswa SMA dari beberapa sekolah di DIY.

Narasumber dalam sosialisasi tersebut adalah Kompol Purnomo selaku Subdit Dikyasa DIT Polda DIY, Didit Suranto selaku Kepala Bidang Perhubungan Udara dan Keselamatan Transportasi Dishub DIY, Ida Hidayati selaku Deputy Executive Vice President PT. KAI (Persero) Daop 6 Yogyakarta serta Bagas Seno Aji selaku perwakilan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Tengah.

Perlintasan sebidang kereta api merupakan daerah rawan kecelakaan dan mempunyai tingkat fatalitas yang tinggi. Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang seperti adanya pengendara yang menyerobot dan disiplin pengendara yang rendah. Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah perlintasan sebidang di DIY sebanyak 84 perlintasan baik perlintasan sebidang yang dijaga maupun tidak dijaga dan liar. Pada tahun 2016, jumlah kecelakaan pada perlintasan sebidang di seluruh wilayah indonesia mencapai angka 274 kejadian. Oleh karena itu pemasangan teknologi EWS pada perlintasan sebidang yang rawan seperti daerah tikungan atau perlintasan tanpa palang pintu dinilai cukup penting sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan perkeretaapian di perlintasan sebidang.

EWS merupakan peralatan yang dapat memberikan peringatan atau informasi dini kepada pengguna jalan ketika kereta api akan melintas di lokasi perlintasan sebidang. Komponen utama EWS antara lain warning alarm controller berbasis PLC yang merupakan control box untuk mengolah data tentang kedatangan kereta api yang akan melintas. Fungsi warning alarm controller antara lain untuk menghidupkan dan mematikan bunyi alarm, lampu led aspek kuning dan merah serta merekam data pergerakan kereta yang melintasi perlintasan sebidang. Komponen lainnya adalah train detection untuk mendeteksi kedatangan kereta, power system, perkabelan, Lampu 3 Aspek serta rambu-rambu lalu lintas.

Dengan adanya pemasangan teknologi EWS diharapkan dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas kereta api dan lalu lintas jalan pada lintasan sebidang serta meningkatkan pelayanan masyarakat akan kelancaran lalu lintas kendaraan di perlintasan

Selain pengembangan teknologi yang telah dilaksanakan, faktor keselamatan juga ditentukan oleh manusia, baik pihak operator kerera api, pengguna kereta api maupun masyarakat disekitar jalur atau lintasan kereta api. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan transportasi kereta api demi kenyamanan bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here