Home DARAT Kereta Api Barongsai Tampil di Stasiun Besar Tugu

Barongsai Tampil di Stasiun Besar Tugu

58
0
SHARE

BebasMacet.com ~ Indonesia mengenal seni pertunjukan Barongsai pada abad 17 saat terjadi migrasi dari Tiongkok Selatan. Pada masa Orde Baru Barongsai semoat dilarang dimainkan. Baru setelah tahun 1998 pasca reformasi, perlahan namun pasti seni kesenian Barongsai mulai kembali ditampilkan.

Tak sulit untuk melihat pentas kesenian Barongsai. Pada perayaan tahun baru Imlek, hampir di berbagai tempat dapat dijumpai pementasannya.

Ketangkasan penari memainkan Liong (naga) selalu menjadi daya tarik tersendiri. Sementara penampilan penari Barongsai (singa) juga tak kalah mengundang rasa decak kagum dan terkadang mengundang gelak tawa penonton karena ulahnya yang terkadang usil.

Sebut saja grup Barongsai Mutiara Naga, salah satu grup Barongsai yang berdomisili di Jogja. Tak sulit untuk mencari markasnya yang berada tepat di sebuah perkampungan selatan Stasiun Besar Tugu Yogyakarta.

Saat tampil di emplasemen Stasiun Besar Tugu Yogyakarta sisi selatan, penari Barongsai dari grup Mutiara Naga ini tampil sukses memukau pelanggan kereta api yang kebetulan sedang berada di stasiun untuk membeli tiket atau pelanggan yang sedang menunggu kedatangan Pramek. Masyarakat sekitar pun tampak antusias melahap tontonan ini.

Menarik memang, pasalnya semua pemain Barongsai dan Liong adalah warga asli Jogja yang bersuku Jawa, malah bukan dari Tionghoa sebagaimana asal kesenian ini. Rupanya kesenian tari Barongsai sudah menjadi salah satu bagian seni budaya Indonesia yang dicintai.

Pemain Barongsai dari grup Mutiara Naga ini memang sebagian besar pemainnya adalah remaja usia 10 tahun hingga belasan tahun. Namun, jangan salah menilai, meskipun mereka masih tergolong remaja, namun ketangkasan dan kelihaiannya memainkan naga dan singa tidak kalah dengan mereka yang berusia dewasa.

Senior Manager Angkutan Penumpang Daop VI Kristina Oktaviana menjelaskan bahwa acara ini sengaja disiapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero), di beberapa stasiun besar seperti, Surabaya, Semarang dan Jogja. Di Stasiun Besar Tugu Yogyakarta sendiri Barongsai Mutiara Naga tampil dua kali, jam 08.00 dan 17.00 WIB, Jum’at (16/2/2018) di halaman selatan Stasiun Besar Tugu Yogyakarta.

“Acara ini bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2018 yang jatuh tepat pada hari dipentaskan seni Barongsai di halaman Stasiun Tugu Yogyakarta. Baraongsai merupakan salah satu seni budaya Indonesia yang juga harus dilestarikan,” jelas Nana.

Salah satu masyarakat yang sedang membeli tiket di tempat pelayanan penjualan tiket, Inggit (25) mengaku terhibur dengan acara pementasan seni Barongsai, bahkan ia mengaku juga sempat memberikan angpau (uang dalam amplop merah) kepada Barongsai saat pentas.

Sementara Daniel (37) salah satu masyarakat yang kebetulan baru saja menggunakan (Vanding Machine) mesin pembelian tiket yang merupakan produk inovasi terbaru PT KAI (Persero) dalam meningkatkan pelayanan kepada pembeli tiket kereta api. Menurut Daniel meskipun ini pengalamannya pertama naik kereta, tetapi ia merasa terbantu dengan adanya Vanding Machine karena memudahkannya mendapat tiket ke tujuannya ke Surabaya.

“Tadi saya dipandu oleh petugas sehingga mudah dan cepat mendapatkan tiket sesuai keinginan saya, terimakasih KAI yang telah membuat mudah pelayanan bagi kami yang memang kebetulan baru pertama naik kereta,” jelasnya.

Yogyakarta, 16 Februari 2018 | Setyawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here