Home DARAT Meski Libur, PT. KAI Daop 6 Yogyakarta Peringati Hari Lahir Pancasila

Meski Libur, PT. KAI Daop 6 Yogyakarta Peringati Hari Lahir Pancasila

28
0
SHARE

BM-Pancasila merupakan sebuah ideologi, pandangan dan falsafah hidup yang harus dipedomani seluruh bangsa Indonesia. Lewat falsafah ini proses penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta cita-cita proklamasi kemerdekaan diwujudkan.

Melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016, Presiden Joko Widodo telah menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.

Meski tanggal merah, seluruh instansi pemerintahan yang di daerah maupun di pusat wajib menggelar upacara bendera terlebih dahulu di pagi harinya.

Tidak terkecuali juga PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta yang menggelar Upacara Hari Lahir Pancasila yang ke 73 tahun, pada hari Jumat 1 Juni 2018 di halaman kantor Daop 6.

Upacara di gelar pada pukul 07.30 WIB diikuti oleh seluruh pegawai PT. KAI (Persero) Daop 6 Yogyakarta. Upacara pagi ini dipimpin langsung oleh Nathan Marihottua Siahaan, Deputy Executive Vice President Daop 6 Yogyakarta.

Selaku Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila, Nathan menyampaikan amanat Presiden Republik Indonesia “Peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 juni ini harus kita manfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu, dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila”.

Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia dan selama 73 tahun juga Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945.

Pancasila juga sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2018 ini, kita harus meneguhkam semangat kita untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah ini harus kita manfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi. Dengan modal semangat dan energi kebersamaan, kita akan mampu berprestasi untuk memenangkan kompetisi. Kita harus percaya diri dan berani bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif. Saya yakin semangat berprestasi itu tertanam kuat di dada para atlet kita untuk mengibarkan bendera merah putih di Asian Games dan Asian Para-games yang diselenggarakan tahun ini. Saya yakin semangat berprestasi ini juga membara di seluruh lapisan masyarakat dan di seluruh jenis profesi untuk menjadikan Indonesia negara maju, negeri yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur.

Pada kesempatan yang mulia ini, saya ingin mengajak para ulama dan tokoh agama, para ustad dan guru, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita. Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya. Setelah membacakan sambutan, upacara dilanjutkan dengan doa bersama dan ditutup. Semoga dengan adanya peringatan hari lahir Pancasila ini semakin memperkuat rasa cinta kita terhadap negara Indonesia. Mari bersama-sama kita mengamalkan setiap butir-butir Pancasila supaya terwujud kehidupan yang damai, adil dan penuh toleransi.

Selamat Hari Lahir Pancasila!
Kita Bersatu!
Kita Berbagi!
Kita Berprestasi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here