Home DARAT Kereta Api Jelang Beroperasi, Dirut Kai Tinjau Kesiapan Jalur Reaktivasi Cibatu – Garut

Jelang Beroperasi, Dirut Kai Tinjau Kesiapan Jalur Reaktivasi Cibatu – Garut

85
0
SHARE
Edi Sukmoro melakukan pengecekan jalur Cobatu-Garut
Edi Sukmoro melakukan pengecekan jalur Cobatu-Garut. img: Headline.co.id

Garut ~ Bebasmacet.com . Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro kembali melakukan pengecekan jalur reaktivasi Cibatu – Garut, Jumat (31/1/2020). Sebelumnya Edi Sukmoro telah melakukan peninjauan pada Oktober 2019, pada saat itu uji coba dilakukan sampai Wanaraja. baca juga : Petugas Cleaning Service Ungkap Sosok Ramah Edi Sukmoro

Pengecekan yang dilakukan orang nomer 1 di kereta api tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan dari seluruh prasarana, mulai dari rel, persinyalan, dan juga stasiun. Jalur tersebut ditargetkan akan beroperasi pada Februari 2020.

Edi Sukmoro menyampaikan, saat ini progres reaktivasi sudah hampir selesai, dimana rel telah tersambung dari Stasiun Cibatu hingga ke Stasiun Garut. Perbaikan stasiun juga sudah hampir selesai seluruhnya. Tinggal sedikit yang perlu kami selesaikan, sehingga kami optimis jalur ini dapat segera dioperasikan. baca juga : Edi Sukmoro beserta Jajarannya Berhasil membuat Kereta Api Jadi Pilihan Turis

Direktur Utama PT KAI foto Bareng bersama masyarakat yang menyambut gembira jalur Cibatu-Garut
Direktur Utama PT KAI foto Bareng bersama masyarakat yang menyambut gembira jalur Cibatu-Garut

Ia juga menyampaikan kehadiran transportasi kereta api di Garut dapat meningkatkan konektivitas, membuka potensi wisata baru, serta meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Garut dan sekitarnya.

Pra wisatawan dapat lebih mudah mengakses wilayah Garut, dimana sebelumnya hanya dilayani oleh jalur darat yang kerap mengalami kemacetan. Dibandingkan dengan moda transportasi lain, kereta api memiliki keunggulan dalam hal keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan. baca juga : Gunakan Kereta Inspeksi, Wapres Ma’ruf Amin Kunjungi Korban Banjir Bandang di Lebak Banten

Dukungan dan antusiasme dari masyarakat selama proses reaktivasi jalur Cibatu-Garut menjadi kebangaan bagi PT KAI. Edi berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar KAI bisa segera mengoperasikan kereta api menuju Stasiun Garut yang sebentar lagi akan selesai.

Jalur Cibatu-Garut dengan panjang 19,5 km tersebut sebelumnya merupakan jalur non aktif, jalur tersebut dioperasikan terakhir pada tahun 1883. Melihat potensi yang ada, KAI mulai melakukan proses reaktivasi jalur tersebut sejak 2018. Tiga stasiun yang akan direaktivasi pada rute Cibatu-Garut ialah Stasiun Pasirjengkol, Stasiun Wanaraja, dan Stasiun Garut. Pada 18 Januari 2019, Presiden RI Joko Widodo sempat mengunjungi Stasiun Cibatu untuk mengetahui progres reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut. Saat itu KAI masih melakukan pembebasan lahan dan pembayaran ganti rugi kepada warga. Tepat satu tahun kemudian, pada Januari 2020, rel dari Cibatu menuju Garut sudah tersambung.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Presiden RI, Menteri BUMN, Menteri Perhubungan, Gubernur Jawa Barat, Bupati Garut, masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung proses reaktivasi jalur KA Cibatu – Garut sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Pesan saya kepada masyarakat, jika nanti sudah dioperasikan mari kita jaga bersama-sama fasilitas publik ini,” tutup Edi Sukmoro.

Tisna Wijaya warga Pasir Jengkol Garut menyampaikan ucapat terimakasih kepada PT KAI, dengan adanya jalur kereta tersebut ia bersama keluarganya dapat dengan mudah berpergian baik ke Jakarta maupun Surabaya.

“Saya sangat senang karena sudah 30 tahun menunggu akhirnya ada kereta, jadi saya bisa ke Bandung, Ke Jakarta dan ke Surabaya dengan kereta api”, Ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here