Home DARAT PT KAI Selaku PIC Satgas Bencana BUMN Sumatera Barat Kembali Salurkan Bantuan...

PT KAI Selaku PIC Satgas Bencana BUMN Sumatera Barat Kembali Salurkan Bantuan Penanganan Covid-19

24
0
SHARE

Bebasmacet.com – Dorong pencegahan sebaran covid-19 serta penanganan dampak akibat pandemi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, Senin (18/5) Bertempat di Stasiun Padang PT KAI selaku PIC Satgas Bencana BUMN Sumatera Barat secara simbolis menyerahkan bantuan berupa Masker, westafel dan kebutuhan pokok bagi masyarakat Sumatera Barat.

Adapun rincian bantuan yang diberikan secara simbolis di Stasiun Padang berupa 9.000 paket sembako, 10.000 masker kain dan 5 buah westafel.

Dalam sambutannya Ketua Satgas Bencana BUMN Sumbar, Insan Kesuma menyampaikan bahwa Satgas Bencana Nasional BUMN Sumatera Barat ini berpusat di kantor PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat. Berdasarkan keputusan Kementerian BUMN yang menunjuk PT KAI Divisi Regional II Sumatera Barat sebagai PIC kegiatan di Provinsi Sumatera Barat dan beranggotakan sebanyak 48 BUMN di Provinsi Sumatera Barat.

Insan menambahkan, sejumlah bantuan juga telah langsung di berikan kepada RS Rujukan dan Masyarakat seperti APD Disposable sebanyak 250 pcs, Sepatu Medic sebanyak 25 Pasang, Pompa Disinfektan sebanyak 10 unit, APD lengkap sebanyak 25 set, Masker Medik sebanyak 125 box, Cairan Diainfectan sebanyak 500 liter dan Hand Sanitizer sebanyak 50 botol. Bantuan diinisiasi oleh Kementrian BUMN bersama Komisi VI DPR-RI disalurkan melalui Satgas Bencana Nasional BUMN Provinsi Sumatera Barat dan PT Bukit Asam selaku BUMN donatur.

Diwaktu yang sama, juga dilakukan penyaluran bantuan Satgas BUMN Provinsi Sumatera Barat berupa 176 buah westafel kepada BPBD Provinsi Sumatera Barat.

“Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat dan dapat membantu mencukupi kebutuhan rumah sakit rujukan serta masyarakat di Sumatera Barat pada umumnya dan Kota Padang pada khususnya di tengah pandemi Covid-19,” tutup Insan.

Harapan kementrian BUMN dengan adanya bantuan ini dapat memberikan proteksi bagi tenaga medis salam memberikan pelayanan kepada masyarakat baik masyarakat umum maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta membantu ekonomi masyarakat yang terdampak akibat penyebaran wabah Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here